Selasa,20 Agustus 2019 | Ats-tsulatsa' 18 Zulhijjah 1440

Cerpen

Senin, 27 November 2017 Dah Pulang Jas dari Rantau AKHIRNYA Jas menyadari keputusan yang diambilnya sebulan lalu soal pergi merantau itu salah besar. Apalagi ke kota megah macam Jakarta. Sungguh, entah perihal apa yang berkecamuk di dalam kepalanya sa
Minggu, 27 Agustus 2017 Ujang Dayak SEMBARI menggali kuburan. Dengan sebuah sekrop di tangannya. Ujang Dayak tak peduli berpeluh, dia terus menggali. Baginya, mengikuti acara pemakaman bagian dari rasa duka cita yang tak terpisahkan."Ha...
Minggu, 09 Juli 2017 Panah Beracun Setan Aku rindu Ramadan. Aku rindu masjid.Aku takut hanya dapat lapar dan dahaga. Kemantan sedang duduk santai  di beranda rumahnya. Kebiasaan ini dilakukannya setiap hari. Matanya melompat. Kebiasaa...
Minggu, 04 Juni 2017 Mikail Telah Menyayat Pinggangnya PINGGANG kirinya terus mengucurkan darah. Cairan kental itu menerobos sela-sela jari tangan yang berusaha menekan luka. Sementara pikirannya dipenuhi kecemasan. Cemas kalau para pemburu akan mengend...
Minggu, 16 April 2017 Kisah Pensiunan dan Kursi Tua PERNAH suatu ketika ada seorang kakek yang hidup di atas kursi. Kursi yang bukan semewah singgasana sultan, melainkan hanya kursi kayu biasa yang sereot dirinya. Ketika pertama kali dibeli istrinya, t...
Minggu, 05 Maret 2017 Belalang-belalang yang Menyerbu Kuburan MENDADAK bibirnya gemetar. Sekujur tubuhnya menjadi kaku dan dirasakan seakan menemukan ajalnya. Ia merasa seperti ada ribuan jarum menusuk tubuhnya, dan beling mengiris tenggorokannya. Setelahnya, ...
Senin, 27 Februari 2017 Sibylla AKU hampir meloncat untuk bergabung bersama ikan-ikan di laut sekitar pantai Iboih, tatkala seorang perempuan berambut pirang mengutip botol air mineral yang baru kulempar begitu saja.“Kami di...