Minggu,21 Juli 2019 | Al-Ahad 18 Zulkaedah 1440


Beranda » Folklor » D.Bentuk-bentuk Folklore Melayu

D.Bentuk-bentuk Folklore Melayu

Redaksi | Kamis, 11 April 2013 10:03 WIB

Menurut Jan Harold Brunvard, ahli folklor dari Amerika Serikat, yang juga dikutip dalam buku Folklor Indonesia (James Danandjaja), folklor dapat digolongkan ke dalam tiga kelompok besar berdasarkan tipenya, yaitu: Folklor Lisan, Folklor Sebagian Lisan, dan Folklor Bukan Lisan.

Folklor Lisan, adalah folklor yang murni lisan. Dalam budaya Melayu, yang termasuk ke dalam Folklor Lisan misalnya Pantun, Cerita Rakyat, Gurindam, Syair, Nyanyian Rakyat, Teka-teki, Pepatah-petitih.

Folklor Sebagian Lisan, adalah yang berbentuk campuran unsur lisan dan unsur bukan lisan. Di Sagang Online, folklor jenis ini akan difokuskan pada bentuk-bentuk seperti Permainan Rakyat, Upacara Ritual, dan Adat Istiadat.

Folklor Bukan Lisan, adalah yang bentuknya bukan lisan (yang tidak menggunakan bahasa ucap/kata-kata). Dalam budaya Melayu, misalnya Rumah Adat, Kerajinan, Peralatan Tradisional, Pakaian dan Perhiasan, Kuliner Melayu, Obat-obatan Tradisional.

comments powered by Disqus