Senin,09 Desember 2019 | Al-Itsnain 11 Rabiul Akhir 1441


Beranda » Folklor » B.Ciri-ciri Folklor

B.Ciri-ciri Folklor

Redaksi | Kamis, 11 April 2013 09:57 WIB

Secara umum, berikut  ciri-ciri folklor yang disari dari pendapat James Danandjaja, dan dikembangkan oleh redaksi Sagang Online:

  1. Penyebaran dan pewarisannya dilakukan secara lisan (dari mulut ke mulut) dari satu generasi ke generasi berikutnya.
  2. Folklor bersifat tradisional, tersebar di wilayah (daerah tertentu) dalam bentuk relatif tetap, disebarkan di antara kelompok tertentu dalam waktu yang cukup lama (paling sedikit 2 generasi).
  3. Karena disebarkan secara lisan, maka folklor ada dalam versi-versi, bahkan dalam varian-varian berbeda. Dan dengan demikian, folklor dapat dengan mudah mengalami perubahan terutama pada pengemasannya (sampulnya).
  4. Bersifat anonim (nama pencipta sudah tidak diketahui lagi).
  5. Memiliki bentuk rumus-rumus atau pola-pola tertentu.
  6. Memiliki fungsi dan kegunaan dalam kehidupan kolektif masyarakatnya. Misalnya cerita rakyat, yang berfungsi sebagai penyampai nasehat, berisi pesan moral, bahkan protes sosial.
  7. Memiliki logika sendiri, atau bersifat pralogis, terutama pada jenis lisan dan sebagian lisan.
  8. Folklor menjadi milik bersama.
  9. Folklor bersifat spontan, bahkan terkesan polos dan lugu.

 

comments powered by Disqus