Minggu,20 Oktober 2019 | Al-Ahad 20 Safar 1441

PUSTAKA

Peta dan Arah Sastra

ISBN:
Penulis:0
Penerbit:Yayasan Sagang
Tahun Terbit:Oktober 2011
Tebal :349 Halaman
 
SINOPSIS

BAHASA adalah rumah, tanah air para penyair. Di sinilah dia lahir dan dibesarkan. Di sinilah dia tumbuh dan berkembang. Dari sinilah kemudian dia mengembara untuk memberi makna kehidupannya, sebelum pada akhirnya pulang kembali ke rumah keabadiannya. Bahasa adalah jati diri penyair. Karenanya, penyair yang kehilangan bahasanya, akan kehilangan segalanya. Kehilangan jati diri. “Yang tak berumah takkan menegakkan tiang,” begitu kata salah satu bait puisi penyair Rainer Maria Rielke “Di Batu Penghabisan ke Huesca” yang diterjemahkan Goenawan Mohammad, salah satu penyair besar Indonesia.

Karena itu pula, salah satu tugas pentingseorang penyair adalah memelihara, memperkaya, dan mempertahankan bahasanya. Karena itu adalah perjuangan yang menegakkanjati dirinya. Apalagi, sekarang ini pada kenyataannya, bahasa adalah salah satu benteng terakhir nasionalisme yang masih bisa bertahan ditengah gempuran globalisasi dan kemajuan tekhnologi informasi. Fungsi, peran, dan posisi bahasa yang demikian ini, sejak dahulu sudah dilakukan oleh bahasa Melayu, baik sebagai bahasa ibu, maupun sebagai bahasa yang menjadi teras bahasa nasional Indonesia. Dan tetap kukuh sampai saat ini, sebagaimana kukuhnya jati diri para penyair Melayu.

Koleksi

Dongeng tentang Seorang Nenek di Bulan
Buku ini adalah kumpulan cerpen yang berisikan dongeng tentang seorang nenek yang berjalan terbungkuk-bungkuk dengan tongkatnya seolah mencari jarum yang

Nyanyian Panjang Balam Ponganjuw
HERMAN MASKAR, lahir di Kuala Terusan, Kabupaten Pelalawan tanggal 21 November 1960. menamatkan pendidikan sekolah dasar di Kuala Terusan, sedangkan

Riwayat Tanah
Ada 19 penyair yang karyanya masuk dalam antalogi ini. Ada beberapa nama yang secara usia maupun proses berkarya sudah dianggap

Orgasmaya Kumpulan Sajak Hasan Aspahani
Buku ini merupakan kumpulan sajak Hasan Aspahani. Sajak-sajaknya pernah dimuat di Kompas, koran Tempo, Media Indonesia, Seputar Indonesia, Pikiran Rakyat,

Sebuah Legenda Sastra
Sebuah Legenda Sastra (Tinta Terakhir Hasan Junus) diambil sebagai judul dalam kumpulan esai pilihan Riau Pos 2012. Pemilihan judul