Rabu,24 Mei 2017 | Al-Arbi'aa 27 Syaaban 1438


Beranda » Anugerah Sagang » Anugerah Sagang 2016 » Diwarnai Pameran Kaligrafi Kotemporer

Malam Ini Puncak Anugerah Sagang

Diwarnai Pameran Kaligrafi Kotemporer

| Rabu, 21 Desember 2016 10:52 WIB
Pengunjung melihat Pameran Kaligrafi Kontemporer di Lt 1 Gedung Graha Pena Riau, Pekanbaru, Selasa (20/12/2016).

PEKANBARU (RP) - Anugerah Sagang 2016 dihelat malam nanti di Graha Pena Riau. Ada yang berbeda pada malam puncak tahun ini dibanding sebelum-sebelumnya. Pada penyeleggaraan yang ke-21 ini, panitia menggelar pameran kaligrafi kontemporer bertajuk Populasi Aksara yang dijaga oleh Gerakan Perupa Melayu (GPM) bekerja sama dengan Yayasan Sagang dan Riau Pos Group (RPG).

Ketua Yayasan Sagang Kazzaini Ks mengatakan, selain pameran kaligrafi, pihaknya bakal me­ngemas prosesi penganugerahan dengan diiringi lantunan musik akustik. “Pokoknya konsepnya berbeda dengan tahun sebelumnya. Karena sudah 20 kali pelaksanaan Sagang mengusung konsep yang sama,” ujar Kazzaini.

Dijelaskan Kazzaini, karya kaligrafi yang ditampilkan itu adalah karya 10 seniman Riau dan beberapa provinsi tetangga. Jumlahnya 30 karya. Para seniman tersebut di antaranya Khailil Zuhdylawna dengan judul karya “Populasi Aksara”. Kodri Jonan dengan judul karya “Taawuds”, Muhammad Rafles (“Tinta dan Cinta”), Rusli (“Basmallah”), Rhomi AB (“Penyadaran Dini”), Yudi Oktabari (“Titik”), Sridan (“Al-Haq”), Junaidi (“Pasal Kesepuluh” Gurindam 12). Berikutnya Junaidi Syam dengan judul karya “Muhammad SAW”, Indra Maha (“Menjemput Semangat”), Dante S Moeis (“Hikayat Naga”), Heri Budiman (“Menuju Mu”), dan Ibnul Mubarak (“Syair Siak Sri Indrapura”, bab Perang Siak).

Lebih lanjut dikatakan, Kazzaini pada Anugerah Sagang mulai pukul 19.00 WIB nanti, diharapkan para budayawan dan seniman Riau dapat hadir. Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman juga diharapkan dapat hadir memberikan kata petuah.

“Anugerah Sagang adalah termasuk pemberian anugerah yang bertahan lama di Indonesia dan diberikan setiap tahunnya. Tahun ini adalah tahun ke 21, dan ini adalah bentuk apresiasi Yayasan Sagang kepada seniman dan budayawan di Indonesia, khususnya Riau,” ujarnya.(sol)

comments powered by Disqus