Sabtu,15 Desember 2018 | As-Sabt 6 Rabiul Akhir 1440


Beranda » Seniman & Budayawan » Harry B Kori'un

Harry B Kori'un

Redaksi | Minggu, 06 Desember 2009 10:19 WIB
Harry B Kori'un
HARRY B KORI’UN lahir di  Kabupaten Pati, Jawa Tengah, bersama keluarga besar orang tuanya, ia  hijrah ke Jambi, tepatnya di suatu lokasi perkebunan di kawasan Rimbobujang, Provinsi Jambi. Ia menamatkan SD hingga SLTA di kampung halaman keduanya itu. Kuliah Jurusan Sejarah, Fakultas Sastra, Universitas Andalas (Unand) Padang.

Bakat kepenulisannya sudah mulai muncul saat masih di SLTA. Kelak di kemudian hari, ketika berada di Kota Padang, ia betul-betul mematangkan diri sebagai sastrawan terbilang. Sambil menuntut ilmu ia kerja rangkap sebagai wartawan dan penulis sastra. Ia pernah bergabung dengan Surat Kabar Harian Singgalang, Padang, dan Tabloid Olahraga GO (Jakarta). Uniknya, karier kewartawanannya sendiri justru ia mulai sebagai wartawan olahraga.

Pindah dari Kota Padang ke Pekanbaru, dan bergabung dengan Tabloid Penalti (tabloid olahraga milik Riau Pos Group), kemudian bergabung dengan Surat Kabar Harian Riau Pos, Pekanbaru. Selama di surat kabar ini, ia dipercaya menggawangi halaman budaya dan juga ditunjuk sebagai editor buku-buku sastra terbitan Yayasan Sagang Pekanbaru (sebuah yayasan nir laba yang berada di bawah Riau Pos Group).

Cerpen-cerpennya dimuat di beberapa media, seperti Sinar Pagi, Mutiara, Singgalang, Haluan, Sriwijaya Post, Lampung Post, Riau Pos, Pekanbaru Pos, Riau Mandiri, Suara Riau, Anita Cemerlang, Ceria Remaja, Aneka Ria, dan beberapa media lainnya. Beberapa cerpennya juga masuk dalam beberapa antologi, antara lain Kaba dalam Kaba (Yayasan Teraju Padang, 1994), Anugerah Sagang 2000 (Yayasan Sagang Pekanbaru, 2000), Magi dari Timur (Yayasan Sagang Pekanbaru, 2003), Yang Dibalut Lumut (CWI Jakarta, 2003), Mencintaimu (Logung Pustaka Jogyakarta, 2004), Seikat Dongeng Tentang Wanita (Yayasan Sagang Pekanbaru, 2004), Satu Abad Cerpen Riau (Yayasan Sagang Pekanbaru, 2004), Tafsir Luka ((Yayasan Sagang Pekanbaru, 2005), Jalan Pulang (Yayasan Sagang Pekanbaru, 2006).

Novel-novelnya yang sudah terbit Nyanyi Sunyi dari Indragiri (Gurindan Press Pekanbaru, 2005), merupakan novel terbaik Riau 2004 dalam Lomba Menulis Novel Yayasan Bandar Seni Raja Ali Haji Pekanbaru, dan memperoleh penghargaan ’’Ganti Award I 2004’’. Novelnya yang lain, Nyanyian Batang Hari (Akar Joyakarta, 2005) pernah dimuat sebagai cerita bersambung di Surat Kabar Harian Republika (Januari-Maret 2000). Novel Jejak Hujan (Grasindo Jakarta, 2006) masuk nominasi 10 besar Lomba Menulis Novel Radio Belanda kerjasama dengan Penerbit Grasindo tahun 2005. Novel Malam, Hujan (Gurindam Press Pekanbaru, 2006) masuk nominasi lima besar Lomba Menulis Novel Yayasan Bandr Seni Raja Ali Haji Pekanbaru tahun 2005. Novel Mandiangin (Gurindam Press Pekanbaru, 2008) masuk nominasi Lomba Menulis Novel Yayasan Bandr Seni Raja Ali Haji Pekanbaru tahun 2007.

Novelnya yang lain, Nyanyian Sunyi diterbitkan secara bersambung di Tabloid Mentari (Pekanbaru, 2002), Nyanyian Kemarau diterbitkan secara bersambung di Tabloid Riau Pos (Pekanbaru, 2003), dan Di Antara Rumput dan Angin diterbitkan secara bersambung di Tabloid Penalti (Pekanbaru 2001). Liputan jurnalistiknya saat tsunami di Aceh dibukukan bersama beberapa wartawan lainnya dalam buku Negeri Serambi Luka (Riau Pos, Pekanbaru, 2005).

Harry B Kori’un mendapatkan penghargaan dari Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) sebagai nominator cerpen terbaik Indonesia 1998.  Bersama Yosrizal, ia menulis buku tentang sejarah sepakbola, yakni Kerbau Merah dari Indarung: Semen Padang di Lintas Sepakbola Indonesia (PT Semen Padang, 2002). Saat ini bekerja sebagai wartawan di Surat Kabar Harian Riau Pos (Pekanbaru). @
comments powered by Disqus