Kamis,23 November 2017 | Al-Khomis 4 Rabiul Awal 1439


Beranda » Kabar » Mengenang Sang Burung Waktu

Peringatan Hari Teater Modern Riau

Mengenang Sang Burung Waktu

| Minggu, 12 November 2017 11:17 WIB

(RP) - Tanggal 10 November sejak beberapa tahun belakangan dipatenkan komunitas-komunitas teater sebagai tonggak lahirnya Teater Modern Riau. Tanggal itu bertepatan dengan tanggal lahirnya teaterawan, sastrawan, dan tokoh masyarakat Riau Idrus Tintin. Bahkan atas dedikasinya untuk negeri Lancang Kuning ini, namanya disematkan dan dimuliakan sebagai nama gedung teater tertutup termegah di Sumatera dengan nama Anjung Seni Idrus Tintin.

Setiap tahunnya, komunitas teater yang ada di Riau, terutama Kota Bertuah Pekanbaru memperingati hari besar itu. Apalagi hari itu bertepatan pula dengan peringatan Hari Pahlawan bangsa ini. Sosok Idrus Tintin yang dianggap guru, ayah, abang, adik, dan sahabat oleh banyak seniman itu memang sudah pantas dianjung sebagai tokoh penting Riau. Ditambah lagi, ia telah member warna terang pada perkembangan dunia seni, terutama teater dan sastra.

'Setiap tahunnya kami memperingati hari lahir Sang Burung Waktu (gelar Idrus Tintin) sebagai hari lahirnya teater modern di Riau. Sosok yang periang, tegas dan menyenangkan itu memberikan banyak sumbangan pada Indonesia, dan Riau khususnya, terutama di bidang teater,” ungkap Pimpinan Teater Matan Hang Kafrawi di sela-sela kesibukannya saat turun ke jalan-jalan Kota Pekanbaru bersama anak-anak binaannya.

Untuk tahun ini, Teater Matan bersama Teater Ketjik (SMAN 7) Pekanbaru dan Sanggar Tanjak (HMJ Sastra Indonesia) Universitas Lancang Kuning, bersama-sama turun ke jalan, tepatnya di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. Mereka menggelar aksi teatrikal dari Ramayana hingga Taman Budaya Riau. Anak-anak teater itu berhenti di lima titik dan melakukan aksi untuk menyampaikan kegembiraan mereka pada masyarakat yang kebetulan melintas atau yang sengaja berhenti untuk menonton.

'Sepanjang jalan, adik-adik kami membaca sajak-sajak alm Idrus Tintin. Meneriakkan keresahan sang Burung Waktu lewat karya-karya puisi terbaiknya yang belum dikenal masyarakat Riau, juga Pekanbaru secara luas. 'Kami ingin masyarakat tahu bahwa Idrus Tintin telah memberikan banyak sumbangan bagi bangsa ini lewat karya-karyanya,” tambah sutradara, aktor, dan juga sastrawan Riau satu ini.

Tahun ini memang tidak banyak komunitas yang ambil bagian memeriahkan perhelatan Hari Teater Modern Riau di jalanan. Hanya saja Kafrawi percaya setiap komunitas pasti memperingati dengan cara masing-masing. “Saya percaya, kawan-kawan lain tetap memperingatinya, meski mungkin dengan cara masing-masing. Ya sekecil-kecil usaha, mereka membacakan doa untuk sesepuh kita itu,” katanya mengakhiri.(fed)



Laporan FEDLI AZIS Pekanbaru

comments powered by Disqus