Kamis,23 November 2017 | Al-Khomis 4 Rabiul Awal 1439


Beranda » Kabar » Dance Theatre Konflik Tanah Ulayat

Dance Theatre Konflik Tanah Ulayat

| Senin, 30 Oktober 2017 11:25 WIB
Ist teater: Atraksi para dance teater dalam sebuah pertunjukan, baru-baru ini.

PEKANBARU (RP) - Konflik tanah ulayat, merupakan konflik klasik yang kerap terjadi di daerah ranah minang.  Konflik ini kerap muncul di kala ada pihak-pihak yang merasa hak mereka tidak terpenuhi dalam  pembagian kawasan warisan leluhur.


Konflik tersebut kemudian menjadi sebuah ide cerita yang diberi judul “The Margin Of Our Land“  dan disajikan dalam bentuk Dance Theatre di Gedung Pertunjukkan Idrus Tintin Pekanbaru, pada Sabtu (28/10).

Seniman Willy Fwi kepada Riau Pos mengatakan bahwa dalam menyajikan pertunjukkan menarik tersebut ada beberapa pihak yang terlibat, antara lain Pimpinan Produksi Kurniasih Zaitun, Koreografer Ali Sukri, Komposer Indra Arifin, Dramaturg Sahrul N dan Scenografer Yusril.

Ada beberapa ungkapan menarik terkait pertunjukan tersebut. Sebenarnya kita sedang membangun zona garis terlarang. Membuat garis pemisah. Antara aku dan kau mungkin juga kita. Sebuah garis adalah sebuah batas atau sebaris kisah tentang kegelisahan. “Pertunjukkan seperti ini merupakan salah satu wadah dalam mengungkapkan bagaimana fenomena yang kerap terjadi di tengah kehidupan masyarakat di sekitar kita,’’ucapnya.(why)

comments powered by Disqus