Minggu,20 Agustus 2017 | Al-Ahad 27 Zulkaedah 1438


Beranda » Kabar » Meriahnya Pacu Jalur Tradisional

Meriahnya Pacu Jalur Tradisional

| Minggu, 09 Juli 2017 16:26 WIB

Iven pacu jalur yang sudah menjadi tradisi di Kabupaten Kuantan Singingi terus digelar dari tahun ke tahun. Iven ini menjadi salah satu upaya meneruskan tradisi lelulur  sekaligus mempromosikan daerah Kabupaten Kuantan Singingi kepada masyarakat luas.

Iven ini menjadi salah satu momentum bagi masyarakat untuk berkumpul di tepian Sungai.  Pada masa dahulu, pacu jalur tradisional dilaksanakan sebagai ajang untuk mencari musyawarah mufakat dan gotong royong untuk membangun negeri. Kebiasan musyawarah mufakat dan gotong royong ini diharapkan dapat diterapkan pula dalam kehidupan sehari-hari.

Demikian pesan disampaikan oleh Bupati Kuantan Singingi Drs H Mursini MSi didampingi Plt Sekda H Muharlius SE MM membuka langsung secara resmi Pacu Jalur Tradisional Tingkat Rayon I Kuansing di Tepian Nyiur Melambai Kecamatan Cerenti, Kamis (6/7).

Pacu Jalur Tradisional Tingkat Rayon Kuansing tahun 2017 ini dibagi dalam 4 (IV) rayon. Rayon I terdiri dari Kecamatan Cerenti, Inuman, dan Kuantan Hilir Seberang (KHS). Adapun keempat rayon tersebut, yakni: Rayon II terdiri dari Kecamatan Gunung Toar, Kuantan Mudik, Pucuk Rantau, dan Hulu Kuantan. Rayon III terdiri dari Kecamatan Kuantan Hilir, Pangean, Logas Tanah Darat (LTD), dan Benai. Rayon IV terdiri dari Kecamatan Kuantan Tengah, Singingi, Singingi Hilir, dan Sentajo Raya.

Pacu jalur tradisional tingkat Rayon I dibuka oleh Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi  yang ditandai dengan pemukulan gong. Tampak hadir para unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kampar, para pejabat setempat dan para tokoh serta masyarakat. Bupati Kuansing H Mursini dalam sambutannya memaparkan bahwa filosofi Pacu Jalur ini adalah untuk mencari musyawarah mufakat dan gotong royong yang harus di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

  “Pemkab Kuansing mengucapkan terimakasih kepada segenap unsur panitia di Kecamatan Cerenti yang disampaikan Bupati H Mursini dalam arahannya, dimana telah bersusah payah mensukseskan terlaksananya Event Pacu Jalur Tradisional Tingkat Rayon I ini,’’ucapnya.

Ketua Panitia Pelaksana Limyanto pada kesempatan tersebut melaporkan bahwa iven pacu sampan tradisional dilaksanakan  atas kerjasama seluruh elemen masyarakat dan Pemkab Kuansing.  Bantuan tidak hanya datang dari Pemkab Kuansing saja, tetapi juga datang dari daerah Kabupaten kota lainnnya.

 "Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini,’’ucapnya.

Camat Cerenti Arta Melia SSTP MSi menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kecamatan Cerenti agar dapat menjaga keamanan dan ketertiban selama penyelengaraaan pacu berlangsung.  Ia juga menyampaikan aspirasi masyarakat berupa usulan pembangunan untuk tribune finish pacu jalur kepada Pemkab Kuansing.

 "Untuk lebih baiknya lagi penyelenggaran iven ini ke depan, kami berharap kepada Pemkab Kuansing untuk dapat menganggarkan untuk pembangunan tribun hakim atau finish di arena Pacu Jalur Tradisional Tepian Nyiur Melambai Kecamatan Cerenti ini," harapnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati H Mursini langsung merespon positif dan menyarankan  pemerintah kecamatan berembuk bersama tokoh masyarakat Cerenti untuk menentukan posisi yang cocok untuk dibangunkan tribun dimaksud.

“Silahkan duduk bersama, untum merundingkan dimana lokasi yang paling cocok. Pemkab siap untuk menganggarkannya,’’pungkas Bupati disambut hangat oleh masyarakat yang hadir.(why)

comments powered by Disqus