Minggu,17 Desember 2017 | Al-Ahad 28 Rabiul Awal 1439


Beranda » Kabar » Bakela, Tradisi Makan Bersama Sambut Puasa

Bakela, Tradisi Makan Bersama Sambut Puasa

| Minggu, 07 Mei 2017 08:52 WIB

Selain makan Bajambau,  masyarakat Kampar memiliki satu lagi tradisi makan bersama, yaitu Bakela. Tradisi Bakela ini dilaksanakan masyarakat setiap akan masuk bulan Ramadhan. Perbedaan dengan makan bajambau adalah, kalau makan Bajambau, masyarakat makan bersama dengan hidangan nai, lauk terpisah dalam piring masing-masing, dan makanan tersebut disusun dalam dulang (baki). Dalam makana bajambau , setiap orang makan dari piring masing-masing.

Sedangkan makan bakela adalah, lauknya diletakkan dalam piring terpisah, sedangkan nasinya diletakkan dalam dulang dan dimakan bersama-sama, sehingga masyarakat makan secara bersama dalam satu piring dan piringnya aadalah dulang tersebut.

Tradisi Makan bakela saat ini masih dilaksanakan di kecamatan Kuok. Pada kamis  ($4/5) kemarin, ratusan masyarakat yang tergabung dari berbagai Dusun Desa Kuok, kembali menggelar acara menyambut bulan suci Ramadhan dengan cara makan Bakela di Dusun Pulau Belimbing II Desa Kuok Kecamatan Kuok.

Dipimpin Camat Kuok Rahmat S. Sos masyarakat menikmati makan siang bersama, selain itu juga diramaikan dengan berbagai acara seperti Musabaqah Tilawatil Al-Qur’an, lalu Pacu tongkang. Tidak lupa juga memberikan santunan terhadap anak Yatim.

Kepada Riau Pos Rahmat menyatakan bangga karena masyarakat Kuok, khususnya Pulau Belimbing  masih mempertahankan tradisi tersebut setiap tahunnya, karena memiliki makna yang luar biasa.

“ Makan Bakela ini menunjukkan bahwa masyarakat lebih mengutamakan kebersamaan, baik dalam memasak serta makan hidangan yang disediakan dalam talam atau dulang untuk disantap bersama. Ini juga menunjukkan bahwa nilai silaturahmi untuk saling memafkan masih sangat tinggi “ ujarnya.

Maka siang itu, ratusan warga ini duduk berbaris dengan rapi, lalu makan bersama, terlihat rasa keakraban, terdengar juga canda di antara mereka. Sehari sebelum makan Bakela dilaksanakan, masyarakat juga melaksanakan gotong royong bersama memberishkan lokasi untuk bakela dan masak bersama.(rdh)

comments powered by Disqus