Minggu,20 Agustus 2017 | Al-Ahad 27 Zulkaedah 1438


Beranda » Kabar » SiKari SkeToon-kan Mesjid Jamik Air Tiris

SiKari SkeToon-kan Mesjid Jamik Air Tiris

| Minggu, 23 April 2017 11:37 WIB
Mesjid Jamik yang berada di kawasan Pasar Usang, Desa Tanjung Berulak, Air Tiris menjadi objek SkeToon (Skesta Kartun) oleh para kartunis di Sindikat Kartunis Riau (SiKari), kemarin (23/4/207). Delapan kartunis (Furqon Elwe, Eko Faizin, Eko Fazra, Dani Pramata, Ade Jek, Isan Langang, Dias dan Maryati) bertebaran di  halaman dan di dalam mesjid yang di bangun tahun 1901 tersebut. 

Masing-masing mencari sudut pandang yang paling pas untuk digambar. "Selain kami berdelapan, ada dua kartunis lagi yang ikut SkeToon, tapi secara online. Mereka bang Dantje di rumahnya di Pekanbaru dan Hasan Aspahani di Jakarta," kata Furqon Elwe, ketua SiKari.

Ade Jek, kartunis yang rutin ikut SkeToon mengatakan sangat takjub begitu melihat dari dekat arsitektur mesjid. "Bangunannya tanpa paku, tetapi menggunakan pasak. Masih kokoh hingga sekarang. Ukirannya juga khas, gabungan ukiran melayu dan ada pengaruh Cina," kata Ade.

Mesjid Jami merupakan objek kedua tahun 2017 ini yang di-SkeToon-kan oleh Sikari. Dua pekan sebelumnya SiKari menggambar sebuah rumah lama di kawasan pesisir Sungai Siak, tepatnya di Jalan Tanjung Batu.

 "Sejak 2012, sudah banyak objek-objek yang kami SkeToon-kan. Kebanyakan memang bangunan-bangunan lama, seperti rumah singgah Sultan, mesjid Raya, dan kereta api tugu Pahlawan Kerja. Tapi juga ada objek lain seperti jembatan Siak III, kawasan Pecinan di jalan karet, dan Pasar Bawah," tambah Furqon.

"SkeToon merupakan kegiatan menggambar objek real yang ditambah dengan pesan kartunal pada gambar. Kartunal bisa pada gaya gambarnya, tapi juga bisa pada pesan yang tersurat di gambar. Jadi tidak sekedar menggambar realis objek yang tampak. Ini untuk membedakan kami dengan sketsa yang umum dikenal orang. Karena SiKari itu basic-nya ya kartun," tutup Furqon.(kun)
comments powered by Disqus