Sabtu,25 Oktober 2014 | As-Sabt 1 Muharram 1436


Beranda » Folklor » A.Pengertian Folklor

A.Pengertian Folklor

Redaksi | Rabu, 10 April 2013 12:05 WIB

Kata folklor merupakan pengindonesiaan dari kata majemuk bahasa Inggris folklore, yang berasal dari dua kata folk dan lore. Kata folk sama artinya dengan kolektif atau kebersamaan. Menurut Alan Dudes (dalam James Danandjaja, 2007) folk diartikan sekelompok orang yang memiliki ciri-ciri pengenal fisik, sosial dan kebudayaan sehingga dapat dibedakan dari kelompok-kelompok sosial lainnya. Ciri-ciri itu bisa berupa; warna kulit, bentuk rambut, mata pencaharian, bahasa, taraf pendidikan, dan agama. Sementara kata lore merupakan tradisi yang diwariskan secara turun temurun. Jadi, folklore adalah tradisi kolektif sebuh bangsa yang disebarkan secara lisan, diwariskan turun temurun. Sedangakan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, folklor adalah adat istiadat tradisional dan cerita rakyat yang diwariskan secara turun temurun, tetapi tidak dibukukan.
 
Dalam Sagang Online ini, ruang lingkup rubrik folklor lebih merujuk kepada pengertian yang lebih luas, sebagaimana yang digariskan Alan Dudes di atas. Bahkan dapat pula diperluas dengan merujuk pada definisi Jan Harold Bruvand (juga dalam James Danandjaja, 2007), yang menyebut, “Folklore may be defined as those materials in culture that circulate traditionally among members of any group in different versions, whether in oral or by means of customary example (Brunvad, 1968: 5). Maka, rubrik folklor dalam Sagang Online akan memuat berbagai khazanah kebudayaan Melayu secara luas menurut bentuk-bentuknya.

comments powered by Disqus