Rabu,28 Juni 2017 | Al-Arbi'aa 3 Syawal 1438


Beranda » Anugerah Sagang » Anugerah Sagang VI 2001

Anugerah Sagang VI 2001

Redaksi | Kamis, 21 Mei 2009 10:48 WIB
DANTJE S MOEIS
SENIMANI BUDAYAWAN TERBAIK PILIHAN SAGANG 2001: DANTJE S MOEIS

DANTJE S Moeis lahir di Rengat (Inhu, Riau) 12 April 1952. Selama tiga periode menjadi pengelola Komite Seni Rupa, Dewan Kesenian Riau. Sebagai perupa ia berpengalaman mengikuti banyak sekali pameran seni rupa baik di Pekanbaru, Batam, Jakarta dan Jogjakarta.

Di bidang seni rupa yang menjadi induk kegiatan sebagai seniman, Dantje S Moeis menjadi pelopor penciptaan instalasi bersama pelukis temannya Nasrun Thaher. Mereka juga menyelenggarakan secara sendiri beberapa kegiatan melukis yang ditaja oleh lembaga-lembaga di luar negeri terutama dari Jepang.
Bersama Armawi KH, Dantje S Moeis pernah pula menyelenggarakan penerbit yaitu Pucuk Rebung yang bermarkas di Taman Budaya Riau. Selain itu, Dantje juga sering mengerjakan penataan kulit buku-buku terbitan beberapa penerbit di Pekanbaru.

Inovasi yang dilakukan Dantje S Moeis sebagai seniman ialah dengan melaksanakan kegiatan melintas batas kesenian dan menghidupkan kembali bakat lamanya sebagai penulis. Lintas-batas yang dilakukan berupa menciptakan cerita-cerita pendek yang memperlihatkan bahwa ia sudah jauh dari berpengalaman di bidang ini, berasal dari lukisan terutama karyanya sendiri. Hal ini dikarenakan Dantje berpengalaman menjadi ilustrator dan penata kulit beberapa media sastra dan budaya seperti Menyimak, Suaro don Sagcng. Dari pengalaman menjadi ilustrator pelukis Dantje S Moeis membuat simpulan yang dapat digolongkan dalam semacam poetika yang mengatakan bahwa jika cerita yang akan dibuatnya ilustrasi itu bagus, maka ilustrasinya pun terangsang untuk menjadi bagus.

Selama tahun 2001 ini Dantje S Moeis memperlihatkan bahwa ia menghasilkan lukisan-lukisan yang prolifil: dan bermutu melebihi perupa lainnya di Riau. Bakatnya di bidang seni lainnya tak diabaikannya.


BUKU TERBAIK PILIHAN SAGANG 2001 Percikan Kisah Membentuk Provinsi Riau
OLEH Taufik Ikram Jamil, Hasan Junus, Syaukani AI Karim, dan Griven H putera, yang diterbitkan oleh DPRD Riau bekerja sama dengan Yayasan Pusaka Eiau 2001.


BUKU ini ditulis dari berbagai sudut, selain penulisan dari sisi sejarah pembentukan Provinsi Riau itu sendiri, juga mengungkapkan hal yang beragam dari sejarah pembentukan Provinsi Riau. Sebagai suatu peringatan mungkin, dalam situasi yang mengarah kepada disintegrasi bangsa maupun disintegrasi lokal, terutama di Provinsi Riau. Satu hal yang terpenting lagi buku ini berguna bagi murid-murid sekolah dan mahasiswa, tetapi dengan syarat disosialisasikan ke tengah-tengah mereka. Kenapa? Karena pertanyaan yang selalu muncul oieh guru-guru dan murid-murid sekolah adalah mereka tak pernah mengetahui buku-buku teritang Riau, baik sejarah maupun kebudayaan.***

LEMBAGA/INSTITUSI TERBAIK PILIHAN SAGANG 2001
Badan Penerbit Universitas Riau Unri Press

BADAN Penerbit Universitas Riau (Unri Press) adalah suatu unit pelaksana nonstruktural langsung di bawah Rektor Universitas Riau. Badan penerbit ini didirikan tahun 1994 dengan SK Rektor Unri Nomor 67/ PT22.H/N/ 1994 dengan pimpinan pertama Dr Muchtar Ahmad MSc.

Visi Unri Press adalah sebagai sebuah industri penerbitan yang berada di Asia Pasifik pada tahun 2020. Sedangkan Misi Unri Press Menjadikan Unri Press sebagai pusat penerbitan ilmiah dan non-ilmiah yang unggul dengan terbitan yang komperatif dan kompetitif.

Unri Press mengutamakan penerbitan karya asli dalam Bahasa Indonesia, Melayu, Inggris. Namun demikian, naskah dalam bahasa lain atau terjemahan ke dalam Bahasa Indonesia juga merupakan keutamaan Unri Press.

Hingga tahun 2002 ini, Unri press dikelola oleh 10 orang yang berpengalaman di bidang penerbitan/ percetakan dan 12 orang editor yang berpengalaman. Sampai tahun 2002 Unri Press sudah menerbitkan lebih dari i 00 pdul buku dan jurnal. Pada tahun 2001 Unri Press menerima penghargaan "Anugerah Sagang" untuk kategori Institusi Berprestasi dalam Pengembangan ~Kebudayaaii ,j"lelayu. Selain itu, sebuah judul buku Unri Press masuk nominasi Anugerah Sagang tahun 2001 untuk kategori buku kebudayaan, yaitu "Puisi Maritra".***

BUDAYAWAN SERANTAU TERBAIK PILIHAN SAGANG 2001
Abu Hassan Sham

ABU Hassan Sham lahir di Kampung Lubuk Kecil (Pangsenam), Temerloh. Pahang, Malaysia. Pendidikannya di Univercity Malaya dengan Jabatan Pengkajian Melayu. Lulus sarjana tahun 1969, Sarjana sastra 1972, dan Doktor Falsafah (Ph D) tahun 1992. Sejak tahun 1972 menjadi dosen (pensyarah) pada Jabatan Pengkajian Melayu di Univercity Malaya.

Karya-karyanya meliputi beberapa aspek dari Hikayat Hang Tuah, beberapa aspek dari sejarah Melayu, Worisan Prosa Klasik, Sostra Pabang Darul Makmur, Kesusastraan Melayu Tradisional. Sedangkan karya yang khusus mengenai sastra, sastrawan dan budaya, dan budayawan melayu Riau ialah Puisi-puisi Rajo Ali Hoji (1993) dan Syair-syair Melayu Riau (1995).

Sejak berkunjung ke Riau dalam penyelesaian disertasinya tentang Raja Ali Haji dan mengunjungi seminar tahun 1981, Abu Hassan Sham banyak menumpukkan perhatian pada Riau. Lebih dari pada itu ia menjadi pembimbing beberapa mahasiswa Riau yang menyelesaikan Strata II di Univercity Malaya dengan mengarahkan mereka pada problematik dan tokoh dari Riau. Salah seorang yang dibimbingnya ialah Elmustian Rahman yang tesisnya mengenai tokoh penulis Riau-Lingga yang amat profisik yaitu Haji Ibrahim Orang Kaya Muda.

Dari berbagai sumber dapat diketahui bahwa Prof Dr Abu Hasan Sham memberikan kuliah dan mengarahkan mahasiswa-mahasiswa Univercity Malaya yang dibimbingnya untuk membuat tesis tentang khasanah budaya Riau. Barang kali sentimen tempat kelahirannya yaitu Pahang membangkit karena pada masa lampau Riau-Lingga-Johor dan Pahang berada di bawah naungan suatu pemerintahan tradisional Melayu yang kuat sebelum terjadinya Anglo-Dutch Treaty Of London pada tahun 1942.

comments powered by Disqus