Kamis,19 Juli 2018 | Al-Khomis 6 Zulkaedah 1439

PUSTAKA

Sebuah Legenda Sastra

ISBN:
Penulis:0
Penerbit:Yayasan Sagang
Tahun Terbit:2012
Tebal :185 halaman Halaman
 
SINOPSIS

Sebuah Legenda Sastra (Tinta Terakhir Hasan Junus) diambil sebagai judul dalam kumpulan esai pilihan Riau Pos 2012. Pemilihan judul tentu saja tanpa alasan yang kuat, pemilihan judul terkait dengan sastrawan Riau yang berpulang pada 30 Maret 2012.

Salah satu tulisan Hasan Junus di “Rampai” yang rutin menghampiri pembaca setiap Ahad di Riau Pos, seakan memberikan isyarat akan bertemu dengan sang khaliq. Dalam sebuah rampainya, Hasan Junus menulis tentang “Sajak-sajak Epitaf”, yakni sajak-sajak yang ditulis di batu nisan.

Puisi bertema Efitaf itu seakan menjadi pertanda tentang kematian dan bagaimana manusia memang harus menghadapi kematian dan bagaimana manusia memang harus mengjadapinya.

Dalam buku kumpulan esai ini, Sagang Legenda Hasan Junus sengaja dijadikan sebagai pembahasan utama, untuk mengenang Hasan Junus. Bahkan tiga dari empat buku dalam helat Sagang 2012 didedikasikan untuk Hasan Junus.

 

Koleksi

Nyanyian Panjang Balam Ponganjuw
HERMAN MASKAR, lahir di Kuala Terusan, Kabupaten Pelalawan tanggal 21 November 1960. menamatkan pendidikan sekolah dasar di Kuala Terusan, sedangkan

Ya Allah, Nak, Kami Lapar
Buku ini merupakan kumpulan karya Jurnalistik Rida Award 2010.  terdapat 12 tulisan. Salah satu judul karya Jurnalistik yang terpilih adalah

Riwayat Tanah
Ada 19 penyair yang karyanya masuk dalam antalogi ini. Ada beberapa nama yang secara usia maupun proses berkarya sudah dianggap

Peta dan Arah Sastra
BAHASA adalah rumah, tanah air para penyair. Di sinilah dia lahir dan dibesarkan. Di sinilah dia tumbuh dan berkembang. Dari

Berbusana Melayu Penuh Makna
Buku ini bercerita tentang bagaimana berbusana melayu penuh makna khususnya bagi remaja yang dikaji berdasarkan penelitian penulisnya. Selain itu buku