Sabtu, 28 Januari 2012 WIB
Harian Riau Pos
belasungkawa machzumi dawood
Rida K Limasi

  Kolom Budaya           + Index

2011
Kamis
29
September
Menyongsong Pertemuan Penyair Korea-ASEAN II di Riau
 

Bila tak ada aral melintang, Provinsi Riau khususnya Kota Pekanbaru, pada tanggal 25-29 Oktober 2011 mendatang bakal menjadi tuan rumah Pertemuan Penyair Korea-ASEAN II (Korea-ASEAN  Poets Literature Festival –KAPLF). Diperkirakan 70 penyair dari negara Korea Selatan dan negara-negara ASEAN lainnya termasuk Indonesia bakal berhimpun di Tanah Melayu Riau. Tema kegiatan kali ini adalah Sound of Asia (Suara Asia) yang lebih mengedepankan budaya Melayu sebagai Warisan Dunia.

 

+ Lainnya...

Gambaran Masyarakat dalam Cerpen "Badai dalam Secangkir Teh"
Senin, 4 Juli 2011
 
 

Pembuka
“Badai dalam Secangkir Teh” (Storm in a Teacup  [1920])  merupakan salah satu cerpen Lu Xun yang tergabung dalam kumpulan cerpen Catatan Harian Orang Gila, yang diterbitkan Jalasutra pada tahun 2007.

 
Realitas Penguasa/Pengusaha yang Membunuh (Melayu) Riau
Senin, 27 Juni 2011
 
 Telaah Kumpulan Cerpen Sebutir Peluru dalam Buku karya Olyrinson

Sekapur Sirih, Seulas Pinang
Realitas memang tidak dapat dipisahkan dari genre sastra apapun. Seabsurd atau seirasional apapun karya sastra, sudah dipastikan memiliki sisi realitas di dalamnya. Istilah realitas berawal dari realisme. Sebagai istilah estetika, realisme pertama sekali digunakan dalam Majalah Mercure Francais di XIX Siecle pada 1826. Di majalah itu, realisme digambarkan sebagai “peniruan bukan dari karya seni tradisi, melainkan peniruan dari aslinya yang disajikan oleh alam” (Luxemburg dalam Mahayana, 2005:356).

 

2011
Kamis
29
September
A thing of beauty is a Joy forever
 

Apakah “cantik” itu? Kamus monolingual Melayu yang pertama Kitab Pengetahuan Bahasa (1858) mengartikan kata itu sebagai “sesuatu sifat sama-ada pada manusia atau lainnya yang memberi indah kepada mata yang tiada cacat pada pemandangan manusia”. (Raja Ali Haji,  Kitab Pengetahuan Bahasa, 1986:325).

 

+ Lainnya...

Marguerite Duras
Kamis, 15 September 2011
 
 

Seorang perempuan yang menjadi dirinya sendiri artinya bukan bentukan dari lingkungan tempat dia berada, tak boleh tidak harus seorang pemberani. Contohnya Marguerite Duras. Kalau saja dia tergoda untuk menjadi orang lain karena pengaruh sekitar, kita tak akan pernah mengenal perempuan ini sebagai pengarang.

 
Laut Membisu
Senin, 27 Juni 2011
 
 

Seperti dalam sebuah dongeng Eropa yang terkenal “Si Cantik dan Gergasi”, setelah hari-hari yang menggerunkan berlalu si gadis akhirnya memberikan kasihnya kepada makhluk yang dahsyat itu karena dari dekat dia dapat mengetahui di balik penampilannya yang buruk itu tersimpan hati yang tulus.

 

2011
Kamis
29
September
 

Kampung dan laut bertemu di satu ujung. Di sini tiada pangkal. Juga pangkal waktu. Ujung dari semua tenggat ialah air dan tebing. Dua keadaan yang menghidang peristiwa “pergi” dan “pulang”. Orang berdendang dan berlenggang ketika menaiki dermaga selepas berjalan di seberang. Di sana ada peristiwa dan persemendaan. Kampung dan laut bukan persinggahan, tapi perhentian yang menyudah.

 

+ Lainnya...

Ujung Peradaban
Senin, 23 Mai 2011
 
 

Terorisme sering muncul terkait dengan sebuah awal atau akhir dari proses sejarah besar. Dia menjadi ekspresi semacam kelahiran kembali Islam (Michel Wieviorka, sosiolog Prancis). Tindak kekerasan rupanya hanya mampu menggambarkan tentang pangkal dan ujung sebuah peradaban. Kekerasan berujud terorisme diusung dan mengusung sekaligus di dalamnya semangat ‘kelahiran kembali’ (renata).

 
Permukaan Air
Minggu, 26 Desember 2010
 
 

Bentang permukaan air, menghadirkan garis datar. Menyuling ihwal pasifis, tenang, dan terkadang jangan diduga. Teluk nan teduh, memang menghidang panorama nyaman. Begitu pula, sungai nan mengalir juga membawa jiwa yang bergerak dinamik. Ihwal permukaan laut, gelora tengkujuh Laut Cina Selatan dan Lautan Atlantik yang tak terduga, adalah padang-padang air yang terkesan liar dan mematikan, bagi sebuah pelayaran tanpa tuntunan.

 

   Seniman dan Budayawan Terbaik Pilihan Sagang

       


IDRUS TINTIN
Seniman Budayawan Terbaik Pilihan Sagang 1996

Mendobrak dominasi teater "cis" dan menggantikannya dengan konsep teater modern yang penuh dengan alternatif kreatif.

TENAS EFFENDI
Seniman Budayawan Terbaik Pilihan Sagang 1997

Tetua masyarakat di Riau yang tunjuk ajarnya selalu di harapkan oleh orang-orang muda di Pekanbaru dan beberapa daerah.

EDIRUSLAN PE AMANRIZA
Seniman Budayawan Terbaik Pilihan Sagang 1998

Novel-novelnya ditulis sejak tahun 1976 hingga 1980 memenangkan sayembara penulisan roman Indonesia tajaan Dewan Kesenain Jakarta (DKJ).

Hasan Junus
Seniman Budayawan Terbaik Pilihan Sagang 1999

Karya-karyanya; Jelaga (1979, karya bersama Iskandar Leo dan Eddy Mawuntu), salah satu bagian dalam Antropologi of Asean Literature-Oral Literature of Indonesia (1983).

SULAIMAN SYAFI'IE
Seniman Budayawan Terbaik Pilihan Sagang 2000

Seniman yang tunak menekuni musik Melayu ini, khawatir dengan perkembang musik Melayu saat ini.Beda dengan lagu-lagu Melayu dulu yang sampai sekarang pun masih disukai.

DANTJE S MOEIS
Seniman Budayawan Terbaik Pilihan Sagang 2001

Inovasi yang dilakukannya sebagai seniman ialah dengan melaksanakan kegiatan melintas batas kesenian dan menghidupkan kembali bakat lamanya sebagai penulis.

SUDARNO MAHYUDIN
Seniman Budayawan Terbaik Pilihan Sagang 2002

Karyanya yang agak monumental adalah Skenario Mencari Pencuri Anak Perawan. Sinetron yang diangkat dari roman karya Almarhum Soeman HS tersebut diangkat ke layar kaca pada tahun 1993.

TAUFIK IKRAM JAMIL
Seniman Budayawan Terbaik Pilihan Sagang 2003

Diantara karya prosanya menjadi pemenang lomba karya prosa yang diselenggarakan IKJ (Institut Kesenian Jakarta).

AL AZHAR
Seniman Budayawan Terbaik Pilihan Sagang 2004

Pengaruh dia tidak hanya pada upayanya memacu kreativitas, namun juga tekad dan semangatnya membela dan mengakar marwah Melayu dan Riau.

YUSMAR YUSUF
Seniman Budayawan Terbaik Pilihan Sagang 2005

Dikenal sebagai salah seorang pemikir Kebudayaan Melayu. Budayawan Melayu ini tidak pernah berhenti untuk mencari pemikiran baru demi menemukan kesempurnaan-kesempurnaan dalam kebudayaan itu sendiri.

IWAN IRAWAN PERMADI
Seniman Budayawan Terbaik Pilihan Sagang 2006

Pengaruhnya yang luas menempatkan dia sebagai satu dari sedikit orang koreografer berpengaruh di tanah air.

UU HAMIDY
Seniman Budayawan Terbaik Pilihan Sagang 2007

Salah Satu episentrum kebudayaan.Tetak tangannya telah menghasilkan puluhan sarjana bahasa dan sastra yang kini berada pada deretan sastrawan top di Riau, bahkan nasional.

FAKHRUNNAS MA JABBAR
Seniman Budayawan Terbaik Pilihan Sagang 2008

Kumpulan cerpennya Sebatang Cerita di Serambi (Penerbit Akar Indoneseia, Yogyakarta, 2005) sempat dibahas oleh pengamat sastra Prof. Harry Aveling di FIB Universitas Indonesia, Depok. Buku ini termasuk 10 Nominator., Anugerah Buku Khatulistiwa Literary Award (KLA) tahun 2006.

ZUARMAN AHMAD
Seniman Budayawan Terbaik Pilihan Sagang 2009

Meraih Anugerah Seni Tradisional Kategori Anugerah Prestasi Seni/ Musik dari Gubemur Riau H.M. Rush Zainal.

Eddy Ahmad RM
Seniman Budayawan Terbaik Pilihan Sagang 2010

Dalam menempuh gelombang kehidupan seorang seniman,
Eddy tidak tahu kapan memulainya.
Dianya mengalir begitu saja seperti air.

  Beranda

Kamis
19
Januari
Oleh : Teja Alhabd Sangkejora

Bismillahirohmanirrohim.
 
Di batas cakrawala, hari ini, di pantai sebelah Timur; pasti ada matahari, yang sinarnya berpendar jatuh ke laut. Dan ketika matahari mulai naik, mungkin rasa ngantuk yang sangat mulai menyapa kita. Secara bersama-sama, beramai-ramai, tadi malam telah kita sambut dengan gempita, tahun baru yang penuh harapan. Pada tahun baru itulah, banyak harapan yang digantungkan. Harapan setinggi gunung : Katanya ketika akhir perjalanan hidup membangun optimisme dalam menyambut pergantian tahun ini.

  698

TANJUNGPINANG (RP) - Penyair senior Kepri, Machzumi Dawood (60), berpulang kerahmatullah, Jumat (13/1) sekitar pukul 15.25 WIB di ruang Dahlia Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang.

Kepergian seniman yang belum lama ini menerima Anugerah Seni Bulang Linggi Kategori Seniman Utama ini, akibat gangguan alat pernafasan dan paru-paru.

  1279

+ Lainnya...

Pengembangan Danau Bunga Tujuh Terkendala
Sabtu, 7 Januari 2012
 

DUMAI (RP) - Kawasan wisata Danau Bunga Tujuh makin sepi pengunjung. Kawasan ini hanya ramai didatangi saat musim liburan. Sejumlah sarana dan prasarana wisata yang ada di areal itu pun sudah banyak yang rusak.

Pihak Pemko Dumai juga telah memutuskan kerjasama pengelolaan dengan pihak ketiga yang sudah berjalan empat tahun terakhir. ''Kerjasama pengelolaan Danau Bunga Tujuh sudah dihentikan semenjak awal Januari 2012,'' ujar Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Dumai, Eldar Afinta, kemarin.

 
Riau Beraksi Kritik Pemerintah Lewat Komedi
Kamis, 5 Januari 2012
 

Beragam kritik terhadap keboborokan pemerintah menjadi suguhan utama dalam pementasan teater berjudul “bengak!” yang dipentaskan oleh kelompok teater riau Beraksi pada Senin (26/12) di gedung Mursal Esten Jurusan Teater, Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Padangpanjang. kritik-kritik tersebut mengalir dengan balutan komedi khas melayu sepanjang 1 jam durasi pementasan.

Sutradara Willy Fwi mengatakan, apa yang dihadirkan dalam “bengak!” adalah respon sebagian besar masyarakat terhadap persoalan negara yang saat ini semakin lama terasa semakin ruwet. “Bengak becerita tentang 3 orang lelaki yang menutup-nutupi kebusukan pekerjaannya hari ini dengan membesar-besarkan cerita pengalaman masa lalu mereka sebagai aktifis mahasiswa,” sebutnya.

 
Diajeng Raisa Raih Rekor Muri
Kamis, 29 Desember 2011
 

KOTA (RP)- Melukis karikatur sketsa yang dipusatkan di taman wisata Alam Mayang, yang dilakoni Diajeng Raisa Manik akhirnya berbuah piagam dari Museum Rekor Indonesia (Muri). Rekor ini terpecahkan, Senin (26/12) dengan melukis di kain putih sepanjang 1.600 meter, dimulai sejak Sabtu (24/12).

Prosesi ini berjalan sesuai dengan harapan dan target dari Diajeng, yang biasa disapa Ajeng. Ia mengaku senang dan bangga telah memmecahkan rekor Muri tersebut.

 
SI KOYAN SANG LEGENDA DARI MERANTI
Selasa, 27 Desember 2011
 

Si Koyan diketahui masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai seorang laki-laki yang kuat. Daya kekuatan lelaki yang melegenda ini adalah satu koyan (se-koyan), yang dalam hitungan orang-orang melayu KEPULAUAN MERANTI adalah sama beratnya mencapai 2 ton. Selain punya kekuatan yang dahsyat, lelaki suku Akit ini juga diyakini kebal senjata. Karena itulah, menurut khabar yang beredar, sepak terjang Si Koyan yang paling mengejutkan adalah tentang pembantaian yang dilakukannya terhadap 32 orang tentara Belanda di daerah kampung tua bernama Pereban di Kabupaten Kepulauan Meranti.

 
Letak Strategis Sangat Menguntungkan
Selasa, 27 Desember 2011
Melirik Potensi Besar Kabupaten Kepulauan Meranti
Laporan ERWAN SANI, Selatpanjang erwansani@riaupos.com

Mimpi sebagai pusat perdagangan antar-pulau dan menjadi pusat perdagangan maritim di Kabupaten Kepulauan Meranti. Terealisasikah keinginan itu ?


POTENSI Kabupaten Kepulauan Meranti tak habis-habis dan sangat melimpah ruah. Letak yang strategis, berada di jalur transit antara Provinsi Riau dengan Kepulauan Riau, dan bahkan jalur pelayaran tersibuk internasional Selat Melaka, juga merupakan potensi yang luar biasa.

Potensi maritim yang dimiliki Kepulauan Meranti ini, menjadi modal kuat untuk menjadikan daerah ini berkembang cukup pesat ke depan. Posisi ini sangat strategis karena berbatasan langsung dengan kawasan Interland Free Trade Zone (FTZ) Batam.

 

Index Berita

 
Sagang Online 2009    2 Users Online Redaksi Gedung Riau Pos Jl. HR Soebrantas Km 10,5 Panam Pekanbaru-Riau